Bisnis Yoghurt yang Menguntungkan

bisnis yoghurt
Yoghurt kini sangat digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat dari berbagai tingkatan usia. Tak hanya rasanya yang lezat, namun kandungan dari yoghurt sendiri kaya akan zat – zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Maka tak heran banyak orang yang berlomba – lomba untuk membuka bisnis yoghurt.

Namun untuk dapat mengonsumsi yoghurt sendiri tidak perlu berlebihan apalagi khusus untuk penderita maag karena yoghurt mengandung asam yang dapat memperparah fungsi dan kinerja dari lambung. ( Peluang Bisnis Yoghurt ) Untuk Anda yang tidak memiliki riwayat penyakit maag, disarankan untuk mengonsumsi yoghurt sebanyak 2 hingga 3 porsi dalam sehari.

Sebelum Anda akan membuka bisnis yoghurt, Anda harus memperhatikan beberapa hal di bawah ini :

  1. Bahan Baku

Bahan baku menjadi hal yang perlu diperhatikan, karena ini merupakan pokok utama dalam pembuatan yoghurt itu sendiri. Susu cair dapat menjadi bahan utama untuk memulai bisnis yoghurt Anda dan dapat didapatkan dengan mudah di pusat perbelanjaan seperti toko swalayan ataupun toko bahan makanan.

Selain susu cair murni. Anda juga membutuhkan beberapa bahan lainnya seperti plain yoghurt dan aneka perasa buah yang digunakan untuk menambah cita rasa dari yoghurt itu sendiri. Serta beberapa bahan tambahan lainnya seperti potongan buah, choco chips, ataupun meses.

  1. Perlengkapan Bisnis Yoghurt

Beberapa alat penunjang bisnis yoghurt ini diantaranya blender, lemari es, wadah kaca, meja, gelas, sendok, kursi, etalase, kompor gas, dan juga panci. Anda harus mengkalkulasikan seluruh pengeluaran Anda termasuk perlengkapan dan peralatan penunjang bisnis yoghurt ini. Pastikan seluruh pengeluaran harus lebih kecil dibandingkan omzet ataupun pemasukan yang akan datang sehingga Anda tidak rugi.

  1. Pilihlah Tempat Usaha yang Strategis

Anda harus memilih lokasi usaha yang strategis sehingga pemasarannya menjadi lebih tepat sasaran. Yoghurt dominan dikonsumsi di kalangan anak – anak dan juga remaja, oleh karena itu lokasi usaha yang tepat adalah di sekitar sekolahan, area kampus, arena bermain anak, dan juga tempat bimbingan belajar. Keuntungan lain dari pemilihan tempat yang strategis yakni untuk meminimalkan promosi yang berlebihan karena lokasi ini pasti terlihat oleh banyak orang.

  1. Harga Penjualan Yoghurt

Sebelum menentukan harga penjualan dari yoghurt ini. Sebaiknya Anda perlu untuk menghitung berapa banyak pengeluaran yang dikeluarkan, dengan begitu Anda dapat memperkirakan harga yoghurt yang sesuai. Biasanya harga untuk satu kemasan yoghurt yakni berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 20.000 tergantung dengan tingkat kesulitan dari proses pembuatan. Selain itu, harga ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor lokasi penjualan. Harga antara di pusat perbelanjaan berbeda dengan yang dijual di sekitar sarana pendidikan seperti sekolah ataupun wilayah kampus.

  1. Jumlah Karyawan

Selain berbagai macam perlengkapan dan peralatan, Anda juga pasti membutuhkan beberapa orang karyawan yang dengan siap sedia membantu Anda dalam melayani konsumen. Selain itu, karyawan juga dapat membantu untuk menjaga kebersihan di bisnis yoghurt Anda. Namun, jika Anda merasa mampu untuk berjualan seorang diri tentunya Anda tidak perlu memperkerjakan karyawan, sehingga dapat mengurangi pengeluaran tiap bulannya.

  1. Promosi Bisnis Yoghurt

Salah satu cara untuk mempromosikan usaha Anda yakni dengan mengikuti berbagai macam pameran dan bazaar yang menarik banyak pengunjung. Selain itu, cara lain untuk promosi yoghurt Anda adalah dengan menyebarkan brosur dan juga memberikan penawaran yang menarik. Misalnya dengan memberikan diskon untuk setiap pembelian kedua dan berbagai macam promo menarik lainnya.

  1. Memperhitungkan Segala Jenis Risiko yang Terjadi

Sebagai seorang wirausahawan, tentunya Anda harus memperhitungkan segala jenis risiko yang akan Anda hadapi. Salah satu contohnya adalah batas kadaluwarsa pada yoghurt yang sangat singkat. Anda harus mencari cara bagaimana supaya yoghurt tetap bertahan namun dengan kualitas yang baik. Jika Anda menyimpannya di dalam kulkas, lama kelamaan kualitas yoghurt pun akan berkurang. Untuk itu, Anda juga harus memperhitungkan berapa banyak yoghurt yang akan Anda produksi yang pasti akan laku terjual, sehingga dapat mengurangi risiko dari tanggal kadaluwarsa.

Itu dia beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai bisnis yoghurt. Jadilah seorang wirausahawan yang cerdas dan berkualitas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *